CERITA yang Memberi Inspirasi

 Melepas seekor penyu ke laut, mungkin bukan hal yang baru dan menarik.  Tapi kalau hal ini dilakukan oleh dua anak kecil apalagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi menjadi sesuatu yang menarik.

Edmo dan Bery, keduanya siswa SD GMIM Alungbanua, salah satu sekolah dampingan Lembaga Pendidikan Lingkungan (LPL) “Bintang Laut” – melakukan hal tersebut.

Di sekolah terutama saat belajar bersama dalam program Bintang Laut mereka belajar banyak hal tentang bagaimana cara menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir karena itu mereka langsung melakukan tindakan nyata.

Suatu saat di Alungbanua tempat kedua siswa ini tinggal, diadakan acara sederhana dan kedua anak ini melihat ada seekor penyu yang siap untuk disembelih.  Lalu secara diam-diam melepas tali yang mengikat penyu tersebut dan melepasnya ke laut.

Saat hari menjelang siang dan beberapa ibu yang berkumpul siap untuk memasak, mereka kebingungan mencari penyu tersebut.  Penyu telah dilepas ke laut.  Edmo dan Bery juga telah beranjak dari tempat itu setelah melepas penyu, salah satu hewan yang dilindungi di Indonesia.

Ibu-ibu tersebut termasuk beberapa orang yang juga terlibat untuk mempersiapkan acara itu, mencari dimana penyu tersebut. Namun pada akhirnya mereka kemudian mengetahui bahwa penyu tersebut telah dilepas ke laut oleh Edmo dan Bery.

Orang-orang tersebut kemudian tidak bisa marah, karena sadar bahwa apa yang dilakukan oleh Edmo dan Bery adalah tindakan nyata dari apa yang selama ini mereka pelajari di sekolah tentang Pendidikan Kelautan dan Konservasi.

Cerita nyata ini merupakan kisah yang diharapkan bisa menjadi motivasi bagi semua anak-anak, dan tentunya juga bagi orang-orang dewasa terutama masyarakat pesisir bahwa melestarikan ekosistem pesisir dan laut merupakan hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dimasa yang akan datang. Apalagi penyu, merupakan salah satu hewan yang dilindungi, karena populasinya yang semakin menurun.